in

7 Penyakit Laptop Jadul

Jika kamu sekarang sudah memasuki semester skripsi, dan umur laptopmu sudah seumur semester kuliahmu, mungkin kamu merasa kalau laptopmu jadi sedikit “lemot”. Setelah itu kamu akan membandingkannya dengan laptop-laptop jaman now yang spesifikasinya badai. Bukan cuma spesifikasinya yang pasti lebih yahud, tapi modelnya yang slim slim juga terlihat lebih sophisticated dan kekinian. Kembali ke laptop jadul, laptop warisan ayah atau kakakmu yang sedang kamu pakai sekarang ini pernah ngga sih mengalami masalah atau eror? Kalau sekali-dua kali sih oke, tapi kalau berkali-kali, capek juga kan?

Tapi mau bagaimana lagi, kalau mengganti laptopmu sekarang, ada perasaan malas-mau-backup yang muncul, dan pikiran “sayang ya, banyak kenangannya” pasti muncul. Belum lagi file revisi 1, revisi 2, revisi 3 skripsi yang sudah tersusun rapi di folder laptop legendmu. Dengan berat hati, kamu memilih untuk bertahan dengan laptop-mu dengan segala penyakit kambuhan yang sering hadir di laptop jadulmu.

Nah, kali ini ngampus mau bahas tentang penyakit-penyakit yang sering muncul di laptop jadul. Penasaran? Scroll down gengs…

1. Laptop rasa rice cooker

Kebiasaan lepas-pasang charging pas belum penuh, atau terlalu lama ngecas, atau kebiasaan ngecas sambil ditinggal tidur bisa membuat baterai laptopmu soak. Ngecasnya lama banget, tapi abisnya cepet banget. Akibatnya, kemana-mana kamu harus mencari colokan dan dapet cap fakir colokan. Haha. Colokan adalah hal pertama yang kamu cari ketika sampai di perpus, kelas atau kafe atau tempat manapun pas kamu mau ngerjain tugas karena baterai laptop jadulmu udah nggak kuat ngangkat kalau ngga dicolokin. Laptop rasa rice cooker ya gengs! Ups… 

2. Lemot 

Pernah ngga sih gengs, di tengah-tengah kalian mengetik tugas kursornya berhenti atau nge-hang di satu tempat dan hanya berputar terus. Yap! Penyakit laptop sejuta umat, semua laptop jadul pasti pernah merasakan penyakit ini jika di dalamnya terinstal terlalu banyak aplikasi, atau ketika kamu membuka terlalu banyak aplikasi. Oleh karena itu, kamu yang paham dengan penyakit ini pasti akan gercep untuk memilih program mana yang akan kamu pertahankan di dalam laptopmu, dan mana yang tidak terlalu penting dan bisa kamu hapus untuk menambah space. Penyakit lemot yang hadir di laptopmu, juga bisa terjadi karena faktor prosesor laptop yang sudah semakin melemah. Apalagi buat kamu yang lagi skripsi, sering memakai laptop dalam durasi yang lama dan frekuensi penggunaan yang tinggi bisa jadi salah satu faktor kenapa laptopmu semakin lemot.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Mengenal Karakter Tiap Generasi, Kamu yang Mana?

3. Tiba-tiba restart

Biasanaya penyakit laptop jadul yang satu ini ditandai dengan kemunculan blue screen yang kemudian disusul dengan restart mendadak. Menurut survey yang ngampus dapatkan, kasus seperti itu terjadi bisa karena laptopmu terinveksi virus. Salah satu solusinya, kamu bisa menginstal ulang laptomu.

4. Windows update yang super lama

Penyakit selanjutnya adalah sering munculnya windows update yang tiba-tiba. Kadang windows update ini muncul di saat-saat yang tidak tepat. Pas lagi dikejar deadline, eh si jadul malah minta update. Daaan… parahnya lagi, walaupun di screen tertulis “update ini membutuhkan waktu beberapa menit”, pas udah di update, bisa sampe setengah jam, sampai sejam. Hmmm…

5. Keyboard macet

Selain karena faktor U alias usia, keyboard di laptopmu bisa macet mungkin karena kebiasaanmu yang kurang bagus nih gengs! Kebiasaan macam memencet keyboard terlalu keras atau kasar, atau kebiasaan ngetik sambil makan yang membuat remahan makananmu masuk ke sela-sela keyboard juga bisa. Atau, kebiasaanmu tidak membersihkan laptop dalam waktu yang lama juga bisa jadi salah satu penyebab keyboard di laptopmu macet nih gengs! 

6. Ada tompel di layar laptopmu

Tompel di layar laptop atau bahasa kerennya dead pixel, adalah salah satu penyakit laptop yang sering muncul di laptop jadul. Sebenarnya bukan cuma di laptop jadul sih, dead pixel juga bisa terjadi karena rusaknya transistor atau distribusi cairan yang tidak merata ke dalam kristal cair display (TFT LCD) menyebabkan titik hitam pada layar atau titik terang pada layar.

7. Tiba-tiba mati tapi ngga ada file recovery

Penyakit yang satu ini cukup bisa membuatmu frustasi nih ya gengs! Apalagi jika file yang sedang kamu buka atau kamu kerjakan adalah file revisi skripsi yang sudah banyak kamu ganti. Haduuuh… Penyebabnya bisa  beragam ya gengs, infeksi virus, kesalahan sewaktu menyimpan, atau mati secara tiba-tiba juga bisa jadi penyebab penyakit ini. Untuk menghindari hal itu, kamu bisa mensiasatinya dengan menyimpan file-mu secara berkala. Jadi jangan tunggu sampai pekerjaanmus selesai baru kamu save. Bahaya kalau tiba-tiba mati dan ngga ada file recovery. 

Itu tadi beberapa penyakit laptop yang sering muncul pada laptop jadul. Pernah merasakannya? Penyakit apa lagi ya gengs yang sering muncul di laptop jadul? Atau kamu mungkin sekarang ini terfikirkan untuk membeli laptop baru? Kamu bisa membaca beberapa tips dalam memilih laptop disini.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Mahasiswa Berkantong Tipis, Kok Masih Hedonis dan Konsumeris?

(nwrdhni)

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tips Mendaki Gunung Untuk Pemula

Cita-cita yang Dulu Pernah Kamu Idamkan