in

Bukan Ekstrovert Bukan Juga Introvert, Mungkin Kamu Termasuk Ini

Sebagai mahasiswa kita merasa nyaman berkumpul untuk bercengkrama dengan banyak teman namun terkadang kita juga merasa jenuh dengan keramaian dan ingin sendiri sejenak. Kejadian tersebut dapat mengindikasikan bahwa kita adalah seorang Ambivert. Apa itu Ambivert? Ambivert bahasa mudahnya adalah kombinasi dari Ekstrovert dan Introvert. Ambivert sendiri memiliki kualitas Ekstrovert namun juga memiliki ciri-ciri Introvert. Terkadang menjadi Ekstrovert yang senang bersosialisasi namun juga ada saatnya menjadi Introvert yang suka dengan privasi. Untuk mengetahui lebih jelas gambaran tentang kepribadian Ambivert, simak ciri-cirinya berikut ini.

1.  Suka Keramaian Tapi Tidak Berinterakasi

Berbeda halnya dengan orang Introvert yang benci dengan keramaian dan orang Ekstrovert yang benci dalam, Ambivert pada dasarnya suka keramaian tapi mereka tidak ingin berkomunikasi. Seorang Ambivert menyukai keramaian, namun tidak begitu aktif berinteraksi. Bukan berarti seorang Ambivert itu anti sosial, namun mereka nyaman dengan keadaan seperti itu. Dalam keadaan tertentu seorang yang Ambivert dapat juga menjadi aktif berinteraksi. Seperti membicarakan tentang hal yang disukai atau hal yang menarik bagi mereka.

2. Mudah Mengenali Kepribadian Seseorang

Seorang Ambivert dapat mengenali seseorang yang Ekstrovert ataupun Introvert. Hal itu disebabkan seorang Ambivert mengalami kedua hal tersebut. Sehingga seorang yang Ambivert dapat dengan mudah mengenali jenis kepribadian seseorang.

3. Tidak Suka Bertemu Dengan Orang Baru di Lingkungan yang Baru

Seorang yang Ambivert akan biasa jika bertemu orang baru di tempat yang mereka sudah mengenalinya. Hal itu dikarenakan mereka akan nyaman di tempat yang sudah dikenali. Namun seorang Ambivert akan merasa tidak nyaman jika bertemu orang baru di tempat yang baru juga secara bersamaan.

4. Adaptif Terhadap Lingkungan

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Bisnis Sampingan yang Cocok Buat Mahasiswa

Ada saatnya ketika di lingkungan ramai Ambivert menjadi mudah membaur. Ada juga saatnya di lingkungan sunyi dimana Ambivert menjadi penyendiri. Ambivert akan terlihat sangat dinamis dan adaptif sesuai dengan lingkungan sekitarnya. Seorang Ambivert benar-benar seperti mengambil segala kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis kepribadian.

5. Suka Keramaian Tapi Ingin Segera dalam Kesunyian

Seorang Ambivert mungkin menyukai pesta ataupun aktivitas di luar yang ramai. Namun ada kalanya energi mereka sudah habis. Ketika energi mereka menurun, mereka akan ingin berada di tempat yang sepi untuk mengistirahatkan tubuh.

6. Suka Pembicaraan Ringan dan Serius

Seorang Ambivert tidak keberatan saat berbicara mengenai hal-hal ringan seperti hobi, basa-basi, ataupun hal lainnya. Begitu juga dengan pembicaraan serius seperti berbicara tentang bisnis atau hal yang serius lainnya, mereka akan mudah mengikutinya tanpa ada kesulitan yang berarti.

7. Mood Berubah Tergantung Lawan Bicara

Orang Ambivert itu fleksibel, mampu menyesuaikan kepribadian sesuai dengan siapa mereka berbicara. Apabila sedang berbicara dengan orang Ekstrovert, maka orang Ambivert akan berperan sebagai lawan bicara yang Introvert. Begitupun sebaliknya, orang Ambivert tidak merasa malas menanggapi sebuah pembicaraan kecil dan ringan, yang mungkin hanyalah sebuah basa-basi. Namun apabila lawan bicaranya dinilai sudah tidak asyik lagi, mereka tak segan-segan akan meninggalkan lawan bicaranya.

8. Bisa Bekerja Secara Individu dan Kelompok

Seorang Introvert akan sedikit kesulitan jika mengerjakan tugas kelompok. Begitupun seorang Ekstrovert akan sedikit kesulitan jika mengerjakan tugas sendiri. Maka seorang yang Ambivert dapat menyesuaikan kedua kondisi tersebut. Mereka tidak keberatan jika mengerjakan tugas sendiri maupun berkelompok.

9. Bimbang Harus Menikmati Waktu Bersama Teman atau Sendiri di Rumah

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Berniat Puasa Gadget? Cek Manfaatnya Disini

Menikmati waktu bersama teman memang menyenangkan, namun menikmati waktu sendiri di rumah juga tidak kalah menyenangkan. Karena itu seorang Ambivert terkadang bingung jika dihubungi seorang teman untuk nongkrong di luar saat sedang menikmati waktu sendiri di rumah. Pergi bersosialisasi ke luar atau bermalas-malasan di rumah, seorang Ambivert menyukai keduanya. Jadi keputusan akhir biasanya berdasarkan mood.

10. Tidak Selalu Pendiam Namun Tidak Terlalu Banyak Bicara

Seorang Ambivert tidak selalu diam seperti seorang Introvert tetapi juga tidak selalu bersuara seperti Ekstrovert. Orang Ambivert umumnya intuitif yang tahu kapan saatnya harus angkat bicara dan kapan saatnya harus diam untuk mendengarkan. Mereka akan melakukan keduanya secara bergantian pada waktu yang tepat.

Ada seseorang yang terlahir langsung dengan kepribadian Ambivert dan ada pula yang menjadi Ambivert karena pengaruh lingkungan dan pola asuh orang tua. Kondisi lingkungan yang berubah-ubah juga bisa memaksa seseorang untuk beradaptasi dan berubah. Pola asuh yang berbeda antara ayah dan ibu juga kerap membuat anak bingung dan hasilnya bisa menyebabkan anak menjadi Ambivert. Namun seiring bertambahnya usia dan banyaknya proses kehidupan yang telah dilewati, seorang Ambivert akan bisa mengendalikan potensi dan kelebihan yang ada pada diri mereka. Seseorang yang bisa menyeimbangkan kelebihan dari Introvert dan Ekstrovert adalah mereka yang telah melalui berbagai lika-liku hidup dan berbagai pengalaman. Kelebihan dari keduanya bisa di optimalkan, tentu hal ini adalah hal yang sangat baik. Berikut ini kelebihan sekaligus kekurangan seorang Ambivert.

KELEBIHAN

  1. Bisa menjalani hidup bahagia tanpa siapapun
  2. Tidak suka membuang waktu
  3. Mudah beradaptasi di lingkungan baru
  4. Mampu berkompromi dengan perbincangan basa – basi
  5. Mampu mengukur waktu yang tepat untuk berbicara
  6. Mampu berorganisasi dengan baik
  7. Memiliki intuisi yang tajam
  8. Cenderung santai dan tidak banyak menuntut
  9. Mampu memposisikan diri sesuai situasi dan kondisi
ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Waspada! Ini Bedanya Teman Tulus Dengan Teman ‘Tisu’

KEKURANGAN

  1. Kepribadian yang selalu berubah-ubah dan tidak konsisten
  2. Sering beralih-alih perangai sesuai dengan moodnya
  3. Tidak yakin dengan kepribadian mereka
  4. Mudah merasa lelah saat banyak melakukan sosialisasi
  5. Sering mengalami kesulitan saat membuat suatu perencanaan
  6. Sering terlihat ambigu ditengah – tengah pembicaraan yang berlangsung
  7. Kepribadiannya sulit ditebak, karena moodnya kadang cepat berubah
  8. Sulit membuat suatu keputusan, tipikal yang pasrah terhadap pilihan

Menjadi seorang Ekstrovert dan Introvert dengan segala kelebihan dan kekurangannya, semuanya sudah ada di dalam diri Ambivert. Namun, semuanya tetap membutuhkan proses yang berupa pelajaran hidup dan pengalaman. Jika kita merasa bukan seorang Ekstrovert atau Introvert pada tingkatan ekstrem dalam skala kepribadian, kita bisa saja bergeser tergantung pada tahap kehidupan yang kita jalani. Hal inilah yang dinamankan pembelajaran hidup. (rizkiift)

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bingung Membagi Waktu Antara Kuliah dan Organisasi? Ini Tipsnya

Aktif berorganisasi? Why not? Ini dia manfaatnya