in

Kenapa IPK Turun? Berikut Alasannya, dan Kiat-Kiat Meningkatkan IPK

Ketika kalian mendengar kata Indeks Prestasi kumulatif, apa yang ada dalam fikiran kalian? Emang sih kalau kita bicara mengenai IPK bagi mahasiswa itu memiliki sensasi tersendiri. Apa lagi bila IPK kalian melambung tinggi pasti kalian akan merasa girang, senang, dan lain sebagainya. Jangankan IPK sempurna, di transkrip tak temukan nilai C saja rasanya sudah cukup. Namun bilamana IPK kalian 2 koma atau kalian tergolong orang nasakom, alias nilai IPK satu koma. What happen? Introspeksilah, apa yang kalian lakukan belakangan ini?

1. Bolos Kuliah

https://singpenting.com/artikel/umum/5-alasan-yang-biasa-digunakan-mahasiswa-untuk-bolos-kuliah/
https://singpenting.com/artikel/umum/5-alasan-yang-biasa-digunakan-mahasiswa-untuk-bolos-kuliah/

Hitung akhir – akhir ini sudah berapa kali kamu bolos kuliah? Bolos kuliah itu memang hal yang menggiurkan ya gengs. Tetapi ingat bilamana kalian bolos kuliah, maka kalian akan ketinggalan materi. Dan problem akan datang secara tiba – tiba saat kamu mengikuti ujian. Awalnya memang bolos kuliah lalu ketinggalan materi, pas ujian bingung mau jawab apa. Pada akhirnya jawab asal – asalan. Nah, itu yang membuat IPK kalian turun.

2.  Hura – hura terus

https://www.merdeka.com/gaya/kenapa-wanita-suka-belanja.html
https://www.merdeka.com/gaya/kenapa-wanita-suka-belanja.html

Bolos kuliah untuk hura – hura, itu adalah komposisi yang pas dan paling akurat untuk dijadikan sebagai alasan konkrit bilamana kalian disebut sebagai nasakom. Ada beberapa mahasiswa yang lebih mengintensitaskan hang out ketimbang belajar. Karena mereka menganggap kalau sosialisasi itu penting. Benar adanya anggapan tersebut tidak dapat disalahkan. Tetapi kalau hura hura yang berlebihan itulah yang tidak baik.

3. Kecanduan game

https://meetdoctor.com/article/trik-membebaskan-anak-dari-kecanduan-games
https://meetdoctor.com/article/trik-membebaskan-anak-dari-kecanduan-games

Game atau permainan yang sekarang amat sangat marak dengan beragam fariasi. Oleh sebab itulah para mahasiswa mengalami kecanduan. Yang mengakibatkan mereka lebih sibuk dengan gadget. Dan mengesampingkan kegiatan belajar.

4. Terlalu sibuk dengan kegiatan kampus

http://www.lpmedukasi.com/2017/10/menjadi-aktifis-mahasiswa.html
http://www.lpmedukasi.com/2017/10/menjadi-aktifis-mahasiswa.html

Menjadi seorang mahasiswa aktivis di kampus sah – sah saja, asal masih ingat dengan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Mahasiswa aktifis memang jika ada kegiatan kampus ini itu dan lain sebagainya selalu tidak pernah absen. Benar, kalau mahasiswa aktif itu menyenangkan dan bermanfaat. Tapi alangkah lebih baiknya bila dapat membagi waktu antara kegiatan kampus dan prosess belajarnya.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Semarang

5. Masalah percintaan

https://www.paranormal.or.id/2015/09/28/yang-memiliki-masalah-percintaan-mohon-baca-ini-dulu/
https://www.paranormal.or.id/2015/09/28/yang-memiliki-masalah-percintaan-mohon-baca-ini-dulu/

“Bolos kuliah nggak pernah, hura – hura juga nggak pernah, kecanduan game rasanya tidak ah, apalagi ini jadi mahasiswa aktivis, males banget ngurusin yang nggak penting”. Aha! Mungkin ini kali yang membuat IPK kalian turun. Lagi kena panah asmara ya? Kaya lagunya Afgan. Apa baru diputusin? Udah nggak usah mewek, fokus aja sama IPK kalian agar melambung jauh. Toh jodoh mah nggak bakal kemana, lagian udah ada yang ngatur

6. Rasa malas

http://www.smkassalamah.sch.id/2015/12/anda-malas-untuk-belajar-baca-resep-ini.html
http://www.smkassalamah.sch.id/2015/12/anda-malas-untuk-belajar-baca-resep-ini.html

Aduh! Ampun deh… kalau ketemu problem yang ini. Untuk masalah yang satu ini obatnya hanya ada dalam diri kalian. Coba kalian fikirkan, sebenarnya tujuan kalian itu apa sih? Kalian pengin sukses kan? Kalau iya, buang deh rasa malas yang ada. Buang sejauh mungkin seperti kalian buang mantan (baper).

Introspeksi saja tidak cukup. Saya butuh ‘the real action’ dari kalian. Bukan hanya introspeksi lalu ketika ujian datang kalian langsung mengeluarkan jurus jitu yakni ‘the power of kepepet’. Bukan, semuanya butuh persiapan yang matang agar mendapat hasil yang memuaskan pula. Berikut kiat – kiat untuk mendongkrak nilai IPK kalian, setidaknya agar tidak nasakom.

1. Menulis target IPK

https://www.kompasiana.com/gusnoy/5a902e7cdd0fa82887568df4/target-menulis
https://www.kompasiana.com/gusnoy/5a902e7cdd0fa82887568df4/target-menulis

Tips yang pertama tetapkan target kalian dengan cara menuliskan target IPK. Tuliskan target kalian dimana saja seperti poster, di depan pintu, di meja belajar intinya di suatu tempat yang sering sekali dilihat oleh kalian, atau bahkan sebagai status WA. Tuliskan saja dengan mantap.

Mengapa harus ditulis?

Sebab tulisan tersebut akan menjadi pengingat kalian bahwa ada target yang harus dicapai. Anggap saja target kalian sebagai hutang yang harus kita bayar. Tak lupa kalian tuliskan kata – kata motivasi untuk menambah kepercayaan diri kalian dan membuat kalian lebih bersemangat menghadapi ujian yang akan segera datang.

2. Prioritas kalian adalah kuliah

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Tips Mengatur Budget Skincare untuk Mahasiswa
https://ekspektasia.com/pengertian-skala-prioritas/
https://ekspektasia.com/pengertian-skala-prioritas/

Terkadang bila ingin mendapat hasil yang memuaskan harus butuh pengorbanan. Tinggalkanlah kegiatan yang sekiranya kurang penting dan tidak bermanfaat. Memang mengikuti kegiatan ini itu dan lain sebagainya boleh. Asal tidak mengubah apa yang seharusnya kalian prioritaskan. Intinya adalah waktu, bagaimana cara kalian dapat mengatur waktu secara efektif. Dan menjadikan waktu yang bermanfaat. Maka, mulai sekarang, marilah fokus dan memprioritaskan kuliah.

3. Banyak membaca referensi

http://jatim.tribunnews.com/2017/12/11/butuh-referensi-bacaan-ini-5-buku-terbaik-tahun-2017-yang-bisa-didownload-lewat-google-play-store
http://jatim.tribunnews.com/2017/12/11/butuh-referensi-bacaan-ini-5-buku-terbaik-tahun-2017-yang-bisa-didownload-lewat-google-play-store

Referensi itu penting. Semakin banyak referensi semakin banyak pula ilmu yang didapatkan. Jangan hanya mengandalkan apa yang dosen ajarkan. Anggaplah ilmu itu seperti oksigen yang slalu kita butuhkan setiap saat. Dan sebaiknya kalian lebih sering membaca materi kuliah yang telah diajarkan. Hal ini untuk mengulang dan mengingat kembali materi kuliah yang telah di ajarkan dosen. Sekaligus sebagai antisipasi, sedia payung sebelum hujan. Bilamana secara tiba – tiba ditanya dosen mengenai apa yang di ajarkan pada pertemuan yang sebelumnya.

4. Bergabung dengan komunitas atau teman tema yang semangat belajar

https://www.myindischool.com/content/myinfo/manfaat-belajar-kelompok
https://www.myindischool.com/content/myinfo/manfaat-belajar-kelompok

Namanya juga kids jaman now yang semangatnya labil, naik – turun. Kalau semangatnya lagi membara mungkin tak ada yang dirisaukan. Tapi bagaimana kalau kita lagi tidak bersemangat? Bila kita bergabung dengan orang orang yang semangat belajar, dijamin deh nggak bakal kita kasih kendor untuk malas. Lingkungan pertemanan adalah salah satu pengaruh kuat terhadap perilaku dan kepribadian kita.

Ibarat seorang penjual minyak wangi dan pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberi kalian minyak wangi atau kalian bisa membeli minyak wangi darinya. Kalaupun tidak demikian kalian akan mendapat bau harum dari dirinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi percikan apinya mengenai pakaian kalian dan kalaupun tidak, kalian akan tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.

5. Temukan cara belajar yang cocok

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/mendengarkan-musik-sambil-belajar/
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/mendengarkan-musik-sambil-belajar/

Setiap orang memiliki kepribadiannya masing masing. Sama halnya ada seseorang yang bisa belajar bila mendengarkan musik atau ada juga yang belajarnya harus ada dalam ruang kesunyian. Kalian harus tau cara belajar seperti apakah yang paling cocok. Dengan menulis semua yang dikatakan dosen? Atau merekam perkuliahan dan mendengarkannya kembali? Bagaimana kalau menggunakan seketsa gambar gambar agar terlihat lebih menarik? Yang manakah kalian? Atau kalian punya cara unik tersendiri.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Bisnis Sampingan yang Cocok Buat Mahasiswa

6. Lakukan review mingguan

https://www.selasar.com/question/13872/Apa-yang-membuat-Anda-lebih-suka-belajar-sendiri-daripada-belajar-bersama-dengan-teman-teman
https://www.selasar.com/question/13872/Apa-yang-membuat-Anda-lebih-suka-belajar-sendiri-daripada-belajar-bersama-dengan-teman-teman

Sekarang malam minggu kalian adalah waktunya review semua materi kuliah dari hari senin sampai jumat, pokoknya satu minggu inilah. Untuk materi yang susah diingat berarti itu tandanya perlu perhatian khusus dari kalian (baper mulu). Diakhir kegiatan rivew kalian, jangan lupa priksa agenda, apakah ada deadline tugas atau project yang harus kamu selesaikan? Dengan cara inilah mungkin IPK kalian akan jauh lebih bersahabat.

7. Jangan bergadang dan menggunakan SKS

http://www.eboca.com/ebocame/un-poco-de-humor-como-justificar-una-siestecita-en-el-trabajo/
http://www.eboca.com/ebocame/un-poco-de-humor-como-justificar-una-siestecita-en-el-trabajo/

Sistem sebut semalam atau yang biasa kita sebut sks bukanlah hal yang baik. Bukanya paham dengan materi yang telah kalian pelajari malahan akan timbul penyakit kantuk akibat belajar ekstra keras semalam sebelum ujian. Padahal otak kita juga perlu istirahat agar dapat berfungsi dengan baik. Jika kalian bergadang sebelum ujian, maka belajarmu akan sia – sia. Sudah ngantuk, IPK-nya jelek pula. Sama saja seperti sudah jatuh tertimpa tangga. Jadi alangkah lebih baiknya bila kalian tidak melakukan ‘SKS’

8. Berdoa sepenuh hati

https://www.vemale.com/ragam/114921-9-waktu-utama-berdoa-tingkatkan-prioritas-doamu-diterima-di-ramadan-2018.html
https://www.vemale.com/ragam/114921-9-waktu-utama-berdoa-tingkatkan-prioritas-doamu-diterima-di-ramadan-2018.html

The last step, hanya do’a yang bisa kalian lakukan sebagai tahap terakhir. Berdo’alah dengan khusyu dan berharap pada Maha Kuasa agar diberikan hasil yang baik. Karena Dialah yang memberikan hidup serta kehidupan bagi kita. Dan yakinlah sesungguhnya tak ada hasil yang menghianati usaha.

Tidak ada salahnya mendapat IPK tinggi bukan? Tertarik meningkatkan IPK kalian? Terapkanlah tips – tips di atas sekarang juga! Selamat berjuang mengejar IPK kalian. Semoga memperoleh IPK  tinggi sehingga dapat menjadi kendaraan penjemput kesuksesan yang berkah.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 2

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 50.000000%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 50.000000%

Tutorial Make Up Simple Buat Ngampus

Tips Liburan Hemat Buat Kamu, Mahasiswa