in

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Jogja

Hai gengs! Selamat ya buat kamu yang sudah berhasil diterima di perguruan tinggi incaran-mu di SBMPTN kemarin. Untuk yang belum berhasil lolos, jangan sedih, disini kamu bisa cari tahu 5 alternatif jalan yang bisa kamu lakukan jika belum berhasil lolos di SBMPTN. Nah untuk kamu yang masuk di perguruan tinggi di luar kota, hal pertama dan paling utama yang harus kamu lakukan adalah memikirkan tempat tinggal sementara selama disana. Pusing? Pasti. Bingung? Mungkin. Buat kamu yang masih hectic dengan segala persiapan nge-kost-mu nanti bisa baca beberapa tips memilih kost-an disini, atau hal-hal apa saja yang perlu kamu perhatikan sebagai anak rantau disini.

Nah buat kamu yang diterima di berbagai kampus di kota besar macam Jogjakarta, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja, Bali dan kota besar lainnya pasti udah ngga dong pengen merasakan “enaknya” jadi mahasiswa rantau yang ngurus segala sesuatunya sendiri. Jika kebetulan kamu dapat diterima di Universitas di Jakarta atau Semarang, ngampus udah pernah bahas mengenai estimasi biaya yang mungkin kamu keluarkan per-bulannya. Kamu bisa search di kolom search yaa!

Jika sebelumnya ngampus sudah pernah bahas estimasi pengeluaran minimal per bulan di kota Semarang dan Jakarta, kali ini ngampus akan membahas tentang estimasi biaya yang harus dikeluarkan jika kalian berkuliah di Jogjakarta. Tapi ingat, ini baru perkiraan minimal biaya yaa. Belum termasuk biaya gaul atau gaya hidup yang mungkin kalian inginkan selama di rantau. Berbicara mengenai Jogjakarta, banyak yang bilang jika Jogja itu termasuk kota yang biaya hidupnya murah. Ya gimana, jika dibandingkan dengan Jakarta yg minimal sekali makan Rp. 15.000, kamu bisa mendapatkan sebungkus nasi kucing di jogja dengan harga Rp. 2000. Waah… Tetapi gengs, sejalan dengan banyaknya pendatang, harga-harga berbagai kebutuhan di jogja pun konon jadi ikut menyesuaikan. Tapi tenang, meskipun begitu, jogja tetap menjadi kota dengan rentang harga yang lebih luas dibandingkan kota-kota lainnya kok. Kamu bisa membandingkan lebih banyak pilihan untuk hidup di Jogja yang pastinya, sesuai dengan anggaranmu.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Tips Mengatasi Homesick

Berbicara mengenai anggaran atau biaya, berikut ngampus beri estimasi pengeluaran minimal per-bulan jika kamu hidup di Jogja. Estimasi biaya yang akan dibahas ini hanya seputar biaya tempat tinggal, makan dan transportasi per bulannya saja yaa.

1. Tempat tinggal

Untuk urusan tempat tinggal, kalian yang tidak tinggal bersama saudara di Jogja bisa mencoba beberapa alternatif lain seperti kost, kontrakan, atau asrama. Jika kamu tertarik dengan kehidupan ber-asrama, kamu bisa coba cari info mengenai sewa asrama di kampusmu. Untuk kamu yang diterima di UGM, biaya asrama yang ditawarkan mulai dari Rp 450 ribu rupiah perbulan untuk satu orang dengan dua orang per-kamarnya. Jika kamu belum tau apa bedanya kost dan asrama, beserta plus-minus-nya kamu bisa membacanya disini. Atau kamu lebih memilih untuk kost? Untuk urusan kost-an, biaya yang dikeluarkan hampir senilai dengan kota-kota besar lainnya. uang yang harus kalian keluarkan tentu sedikit lebih banyak dibandingkan kota-kota besar lainnya. Jika di Semarang, dengan Rp. 350.000 kalian sudah bisa menyewa kos dengan fasilitas standar sebulannya, di Jogja harga kamar kost standar di dekat kampus itu sekitar 600-700 ribuan perbulannya. Dengan fasilitas seperti kamar mandi luar, tempat tidur, lemari dan free wifi. Lalu apa ada yang lebih murah? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa Jogja memiliki range harga yang luas, tentu ada. Ada yang Rp. 300.000 per bulan-nya bergantung dimana kamu mencari kost. Untuk yang masih bingung, kamu bisa baca tips mencari kost disini. Lalu apakah ada yang lebih mahal? Yang lebih mahal banyaak… Haha. Kost yang lebih mahal tentu membawa fasilitas lebih lengkap. Ya, rego nggowo rupo laah… alias harga membawa kualitas. Ada kost yang ekslusive juga di Jogja, dengan fasilitas yang uhuy juga seperti AC, kamar mandi dalam semua all-in. Untuk kost-an eksklusive ini kamu perlu merogoh kocek lebih dalam karena minimal sewanya per bulan sebesar Rp. 1.500.000. Itu baru minimalnya, ya gengs! Nah jika kamu pengen coba ngontrak bareng temen-temenmu dari daerah juga bisa. Minimal biaya yang perlu kamu keluarkan adalah Rp. 5-10 juta per tahunnya dengan range kamar 2-3 kamar dengan satu kamar mandi. Harga juga bisa berubah bergantung pada lokasi ya gengs! Semakin dekat dengan kampus, semakin mahal biasanya. Jika urusan tempat tinggal sudah ada gambaran, selanjutnya tentang biaya makan di Jogja.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Yuk, Jadi Mahasiswa Seimbang!

2. Biaya Makan

Untuk soal makanan, kamu yang berkuliah di Jogja tidak perlu takut tidak bisa makan kalau duit limit karena seperti yang sudah dibahas sebelumnya, dengan uang dua ribu rupiah kamu bisa mendapatkan sebungkus nasi kucing yang walaupun tidak bisa membuat perutmu kenyang paling tidak bisa membuat lambungmu bergoyang. Haha. Sebagai gambaran, harga makanan di warteg itu nasi seharga 3 ribu rupiah (nasi aja, standar, sama dengan di kota lain), sayur seharga 2-3 ribu, sementara untuk lauk itu bervariasi tergantung jenisnya misal tempe goreng sepotong seribu, telur 3 ribu dan ikan 5 ribu. Jadi jika membeli nasi telur dengan sayur maka harganya sekitar 8 ribu dan nasi ikan beserta sayur harganya 10 ribu. Jadi misal kita buat minimal sekali makan Rp. 10.000, berarti sehari kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp.30.000, belum termasuk biaya jajan-jajan cilok atau makanan kecil lainnya. Tips: biasanya banyak pedagang yang jualan makanan untuk sarapan, itu lebih murah gengs, misal nasi kuning, harganya sekitar 3-5 ribu rupiah, sementara nasi gudeg dan nasi soto seharga 5-7 ribu rupiah. Nah kamu sudah bisa menghemat 5 ribu rupiah kan, jadi perharinya kamu hanya keluar uang katakanlah 5 ribu untuk sarapan, ditambah 10 ribu untuk makan siang, dan 10 ribu lagi untuk makan malam, berarti perharinya kamu bisa mengeluarkan biaya sebesar Rp.25.000, itu baru minimalnya, per harinya. Jika dikalikan sebulan, untuk biaya makan kamu membutuhkan sekitar Rp. 750.000 (diambil dari 25 ribu dikali 30 hari). Nah itu baru untuk makan, untuk biaya transportasi?

2. Biaya Transportasi

Untuk menunjang transportasimu selama di Jogja, kamu bisa membawa kendaraan sendiri. Tetapi jika kamu belum membawa kendaraan, kamu bisa irit dan berhemat dengan naik Bus Trans Jogja. Seperti di kota-kota besar lainnya, Bus Trans ini dipatok harga Rp. 3.500, ke semua rutenya. Kamu juga bisa lebih menghemat uang transport dengan mencari kost yang dekat dengan kampus, tapi dengan konsekuensi harga yang lebih mahal. Atau kamu hobi ber-gojek kemana-mana? Bisa juga dicoba. Mau lebih hemat lagi kalau kamu bisa nebeng temen ke kampus. Haha. Kamu bisa juga menggunakan angkutan umum yang lewat dengan range harga Rp. 3.000 – 5.000 untuk sekali jalan. Ya masih terjangkau ya.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  MABA WAJIB BACA: Kost atau Asrama?

Jadi kesimpulannya, estimasi minimal biaya hidup di Jogjakarta adalah sebagai berikut:

Sewa kost        : Rp. 600.000

Makan             : Rp. 750.000 (jika biaya makan sehari Rp. 25.000 dikali 30 hari)

Transport         : Rp. 105.000 (jika naik Bus Trans Jogja terus, Rp.3.500 x 30) 

Jadi total minimal pengeluaran perbulannya adalah Rp. 1.455.000, baru untuk biaya makan, kost, dan transport, belum termasuk biaya gaul yang lainnya. Jadi, ayo berhemat gengs! Buat kamu yang pengen hemat, ini ada beberapa makanan yang berharga kurang dari sepuluh ribu yang mungkin bisa kamu coba untuk menghemat uang bulananmu. (nwrdhni)

 

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Hey Fresh Graduate, Tolak Tawaran Kerja Seperti Ini

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Jakarta