in

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Semarang

Selamat ya gengs buat kamu yang sudah diterima di perguruan tinggi incaran-mu di SBMPTN kemarin. Untuk yang belum berhasil lolos, jangan sedih, disini kamu bisa cari tahu 5 alternatif jalan yang bisa kamu lakukan jika belum berhasil lolos di SBMPTN. Nah untuk kamu yang sudah memilih perguruan tinggi di luar kota, sudah siapkah jadi anak rantau? Haha. Mungkin kamu akan tertarik untuk membaca hal-hal ini, supaya bisa jadi pertimbanganmu, mahasiswa rantau. Atau kamu sudah sangat siap dan ngga sabar pengen segera ke kota rantau-mu? Eits… cari kos dulu gengs, ngampus sudah pernah bahas beberapa tips memilih kost disini.

Nah untuk kamu yang diterima di kampus di luar kota, ada baiknya kalau kamu cari tahu dulu segala hal mengenai kampus kamu, dan kota tujuan rantau-mu. Mulai dari bagaimana kondisi geografisnya, apakah termasuk di daerah pegunungan atau dekat pantai, bagaimana aksesnya, jalur transportasinya, apakah macet, kondisi cuaca disana, sampai ke makanan dan masyarakatnya. Bukan mau menakuti, kamu yang mungkin diterima di kampus di kota besar tentu akan mengalami cultural shock di awal masa perantauanmu dan bukan tidak mungkin akan mengalami homesick. Jangan khawatir, ngampus punya beberapa tips untuk mengatasi homesick yang bisa kalian baca disini. 

Berbicara mengenai kota rantau, selain semua hal yang sudah disebutkan diatas, ada baiknya sebelum kamu memulai itu semua, cari tahu dulu estimasi biaya hidup di kota tujuan rantaumu tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan sekilas gambaran mengenai biaya yang nantinya harus kamu keluarkan di kota rantau. Nah kali ini ngampus akan memberikan simulasi estimasi biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu akan kuliah di Semarang.

Yap! Semarang merupakan salah satu kota besar di Jawa, karena merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah. Meskipun tidak sepadat kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung dan Jogjakarta, Semarang juga layak diperhitungkan terutama dalam hal biaya hidupnya nih gengs! Tapi tenang, Semarang tidak sebising Jakarta kok kalau malam, hehe. Baik, get to the point, jika kalian akan kuliah atau sekolah disini hal pertama harus kalian dapatkan adalah tempat tinggal.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Bisnis Sampingan yang Cocok Buat Mahasiswa

1. Tempat tinggal

Untuk kalian yang berniat untuk ikut saudara di Semarang, kamu bisa skip point ini. Untuk tempat tinggal, Semarang, sama seperti kota-kota lainnya, menyediakan banyak tempat yang bisa kalian sewa untuk tinggal sementara. Katakanlah kost-an, kontrakan, rusun atau asrama(Baca disini mengenai plus-minus asrama dan kost-an), guest house(mahal), apartemen juga ada, tapi ya sudah pasti, mahal sewanya. Jika kalian berniat untuk ngekost, jenis kost-an di Semarang biasanya terbagi menurut sistem pembayarannya. Jadi ada yang dibayarkan perbulan, per semester dan pertahun (baca tips memilih kost selengkapnya disini). Untuk harga, jika kalian ingin sewa kost di Semarang harga rata-rata per-kamarnya berkisar antara Rp.300.000 – Rp 450.000/bulan, atau sekitar Rp. 1.500.000Rp. 2.000.000/ semester, atau Rp. 3.000.000 keatas per tahunnya. Biasanya, satu kamar hanya untuk satu orang, dengan fasilitas yang ditawarkan terbilang cukup lengkap seperti kasur, lemar, meja belajar, listrik dan air all in. Karena Semarang terkenal cukup panas di siang hari, untuk kamu yang memiliki budget lebih, kamu bisa cari kost-an dengan kamar mandi dalam dan AC, dengan range harga sekitar Rp. 1.100.000 keatas perbulannya. Tapi fasilitas kost bergantung pada pemiliknya sih gengs! Kalau aku sekarang cukup beruntung karena dapat kost yang lumayan bagus dan nyaman, dengan fasilitas lengkap, kamar mandi dalam, dekat dengan kampus, warung makan, print, laundry dan mini market, sebulannya hanya Rp. 400.000, sudah all-in. Sebisa mungkin carilah yang masih area kampus yaa, karena kalau kamu dapat kost untuk pegawai harga yang ditawarkan pasti akan tinggi, bisa sampai Rp. 500.000 per bulannya dengan fasilitas standar. Oh iya, tips: carilah kost dengan bertanya dari pintu ke pintu, jika di kost tersebut ada tanda “Terima Kost”, rata-rata kos-nya kurang enak. Haha. Katanya sih gitu gengs…  Selain kost, untuk kamu yang mau ramai-ramai dari daerah berencana mau ngontrak bareng, harga sewa kontrakan di Semarang terbilang cukup mahal. Untuk 2 kamar dan 1 kamar mandi saja mencapai Rp. 5.000.000/tahunnya. Kalau apartemen, di dekat simpang lima sekitar Rp. 400.000 / harinya, atau Rp. 7.000.000/bulan.  Setelah tempat tinggal, mari kita bahas tentang uang makan.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Tips Melatih Pronunciation Bahasa Inggris

2. Makan 

Untuk soal makanan, kamu yang berkuliah di Semarang tidak perlu bingung karena banyak warteg atau warung tegal yang bersih dan tersebar di manapun. Kalau bosan dengan warteg, kamu bisa dong makan di warung nasi padang yang pasti menawarkan harga ekonomis khas mahasiswa. Sebenarnya gengs, untuk soal makanan, biaya yang kamu keluarkan tidak jauh berbeda dari di kota asal. Katakanlah biaya yang harus kamu keluarkan dalam sekali makan dengan lauk sederhana minimal Rp 10.000 sudah dapat nasi + sayur + gorengan + es teh. Kamu bisa juga beli menu paketan yang biasanya ada di sekitar kampus. Kalau di daerah Bendan, itu ada menu ayam geprek Rp. 10.000 sudah plus es teh jumbo dan nasinya ambil sendiri. Ntaps kan? Kalau mau sedikit bergaya makan di FoodCourt di mall-mall, minimal Rp 25.000 lah sekali makan, dan belum sama minum. Kalau mau sarapan di Hotel yang all you can eat and drink biasanya sekitar Rp 40-65ribuKalau saranku sih mending masak sendiri gengs! Haha. Jauh lebih hemat, karena beras (bisa bawa dari rumah berarti Rp.0), belanja tempe dan tepung bumbu, atau sebungkus sayur sop, atau sosis yang bisa kamu masak sekali untuk dua sampai tiga kali makan. Hemats! Untuk makanan seharga kurang dari Rp. 10.000 pernah ngampus bahas disini.

 3. Transportasi

Untuk kamu yang tidak membawa kendaraan sendiri, kamu bisa dong menggunakan fasilitas umum yang ada. Kalau di Jakarta ada Bus Trans Jakarta, di Semarang juga ada lhoo. Meski tidak seterkenal Bus Trans Jakarta, kamu bisa lho duduk santai di dalam bus. Kalau di Bus trans Jakarta kita mungkin bisa duduk kalau benar-benar sepi dan itu sangat jarang terjadi, di bus trans Semarang kamu bisa kok duduk. Untuk biaya, sekali perjalanan hanya membutuhkan Rp. 3.500 untuk umum, dan Rp. 1000 untuk pelajar. Murah banget kan? Tapi ya itu, kamu harus sabar menunggu bus-nya datang. Kamu bisa juga menggunakan angkutan umum yang lewat dengan range harga Rp. 2000-5000 untuk sekali perjalanan. Jika mau cepat dan ngga lama nunggu angkot, kamu bisa juga naik ojek online yang sudah ada juga di Semarang. Ngga mau nunggu lama juga? Masih banyak kok ojek pangkalan yang beroperasi, jadi ngga perlu bingung.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Tips Memilih Kost-an

Jadi kesimpulannya, estimasi biaya hidup minimal di Semarang seperti ini:

Sewa kost        : Rp. 350.000

Makan             : Rp. 900.000 (jika dihitung sekali makan Rp. 10.000 x 3 x 30)

Transport         : Rp. 105.000 (jika naik BRT terus, Rp.3.500 x 30) 

Jadi total minimal pengeluaran perbulannya adalah Rp. 1.355.000, baru untuk biaya makan, kost, dan transport, belum termasuk biaya beli kuota, jajan-jajan, make up, parfum, dan jalan-jalan yang pastinya ingin kalian lakukan di rantau. Sebenarnya untuk biaya hidup, Semarang masih sama dengan kota-kota lainnya, yang membedakan adalah gaya hidup ya gengs! (nwrdhni)

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

4 Cara Agar Kamu Betah Saat Baca Buku dan Tidak Gampang Ngantuk

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Bandung