in

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Surabaya

Selamat ya, buat kamu yang sudah berhasil diterima di perguruan tinggi incaran-mu di SBMPTN kemarin. Untuk yang belum berhasil lolos, kamu boleh sedih, tapi jangan menyerah karena disini kamu bisa cari tahu beberapa alternatif yang bisa kamu lakukan jika belum lolos SBMPTN, atau kamu mungkin tertarik dengan gap year? Kamu bisa membaca tentang hal itu disini. Nah untuk kamu yang masuk di perguruan tinggi di luar kota, mau tidak mau membuatmu jadi anak rantau. Jangan khawatir, merantau tidak serumit yang kamu pikirkan kok. Yang terpenting adalah kesiapan mentalmu untuk merantau, karena pasti berat untuk meninggalkan kampung halaman, meninggalkan rumah dan meninggalkan cem-cem’an-mu di rumah. Jadi sebelum mulai membahas hal lainnya, tenangno atimu sek…Haha.

Okay, back to the point, jadi untuk kamu yang diterima di kampus di kota besar seperti Jakarta, Semarang, Jogja, Surabaya, hal pertama yang perlu kamu cari tahu adalah tentang biaya hidupnya. Untuk kamu yang diterima kuliah di kampus-kampus di Jakarta, cek estimasi biaya hidup minimal kota Jakarta disini. Atau kamu yang diterima di UGM dan kampus-kampus lain di Jogja, kamu bisa cek estimasi biaya hidup minimal-nya disini. Atau mungkin kamu diterima di Undip atau Unnes atau kampus-kampus lain di Semarang? Kamu bisa cek perkiraan biaya hidup minimalnya disini. Nah, teruntuk kamu yang diterima di kampus-kampus di kota Surabaya, macam Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, atau Institut Teknologi Sepuluh November atau kampus-kampus lain di Surabaya nanti kita akan bahas mengenai estimasi biaya hidup minimal disini.

Tapi sebelumnya, estimasi atau perkiraan biaya hidup minimal disini belum bisa dikatakan biaya hidup layak ya gengs! Karena hanya didasarkan pada biaya tempat tinggal, biaya makan dan transportasi, dan itu bisa berbeda di masing-masing orangnya. Bergantung bagaimana kamu memanage keuanganmu nanti. Tapi sesuai prinsip anak kost dong pastinya, harus hemat cermat dan bersahaja (pramuka kali ah. Haha).

Nah dikarenakan Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Jawa, kalian pasti sudah bisa membayangkan bagaimana ramai dan padatnya kota Surabaya. Tapi tenang, masih tidak se-padat Jakarta kok, tapi tentu saja, di Surabaya ada banyak mall-mall dan tempat hiburan yang bisa saja membuat kantongmu, anak kos, jebol, kalau ngga kuat iman. Haha.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  Suka - Duka Menjadi Mahasiswa-Freelancer

Berbicara soal kantong, biaya hidup di Surabaya hampir mirip-mirip dengan kota besar lainnya yang sudah pernah dibahas sebelumnya. Mungkin kamu pengen tahu rinciannya? Nanti kita buat kesimpulannya, tapi sekarang kita mulai dari yang pertama, yakni biaya tempat tinggal.

1. Tempat tinggal

Demi kesehatan kantong, kamu yang memiliki saudara di Surabaya bisa nih ikut nebeng tidur dengan konsekuensi sekali-kali ikut beliin beras buat makan orang rumah atau ya…sekedar bantuin cuci piring dan sapu-sapu rumah gitu. Ya nggapapa kan, kamu jadi bisa menghemat biaya untuk tempat tinggal. Tapi jika kamu tidak memiliki saudara di Surabaya, bisa juga mencoba beberapa alternatif lain seperti kost, kontrakan, atau asrama. Kita mulai dari kost dulu ya, range harga kost di dekat kampus-kampus di Surabaya terbilang masih standar lah, sama dengan kota-kota besar lainnya. Tapi ada beberapa yang bilang mahal juga sih, mungkin jika dibandingkan dengan di Semarang, memang range harganya masih lebih tinggi di Surabaya ya. Jadi jika kamu berniat untuk ngekost di Surabaya, tersedia beberapa pilihan kost, dari kost ekonomis, sampai kos uhuy dengan fasilitas yang oke juga. Untuk kos ekonomis, kos putra di dekat kampus-kampus di Surabaya berkisar antara Rp. 300.000 sampai Rp. 1.000.000 keatas per bulan untuk satu kamarnya. Sedangkan untuk kost putri, sekitar Rp. 400.000 sampai Rp. 1.000.000 keatas per bulannya sesuai dengan fasilitas. Kamu mungkin bisa menemukan dengan harga yang lebih murah, tapi sangat jarang dan kalaupun ada, mungkin kamu akan berpikir duakali terkait dengan fasilitas yang ditawarkan. Nah jika kamu mau cepat dapat kost, kamu bisa mencari yang harga Rp. 500.000 per bulannya, harga kost rata-rata saat ini. Jika mungkin kamu pengen merasakan hidup mandiri dengan cari kontrakan, bisa juga. Kontrakan di Surabaya berkisar antara Rp. 3.000.000 – Rp. 7.000.000 per tahunnya. Ajak temanmu ramai-ramai untuk ngontrak supaya kamu bisa membagi biayanya-nya dengan temanmu. Lebih murah kan. Atau pengen merasakan hidup berasrama kaya di film-film Korea? Bisa dong coba menghubungi pihak kampusmu untuk keterangan lebih lanjut. Yang pasti, biasanya biaya asrama akan lebih murah daripada kost dan kontrakan tentunya. Tapi sebelumnya, kamu perlu cari tahu dulu apa sih plus-minus di asrama disini.  Nah katakanlah kamu bisa mendapatkan kost dengan harga minimal Rp. 500.000, tentu akan berbeda fasilitasnya dengan yang berharga Rp. 1.000.000 keatas. Kamu yang enggan ngantri karena cuma ada kamar mandi luar, bisa kok cari kost yang berkamar mandi dalam, dengan harga antara Rp. 700.000 – Rp. 1.000.000 per bulannya. Tentunya dengan fasilitas yang lebih lengkap ya. Sekali lagi, rego nggowo rupo, kamu mau harga yang murah, ya dengan fasilitas standar alakadarnya. Tetapi kalau bisa kasih saran sih, carilah kost yang minimal ada tempat tidur, lemari, meja belajar, kamar mandi luar ngga masalah asal free wifi. Kenapa? Karena kamu akan sangat membutuhkan wifi nantinya untuk mengerjakan tugas perkuliahanmu. Ya masa mau ngerjain tugas harus ke  kampus dulu, udah gitu koneksi kampus ngga wuz wuz lagi, kelar engga, malah emosi iya. Haha. Nah dengan fasilitas yang sudah disebutkan diatas sepertinya ada di kamar kost dengan harga Rp. 500.000 per bulannya. Jadi untuk biaya minimal kita tetapkan katakanlah Rp. 500.000 per bulan ya gengs! Oh iya, harga juga bisa berubah bergantung pada lokasi. Semakin dekat dengan kampus, semakin mahal harganya. Jika mungkin kamu membawa kendaraan pribadi, kamu bisa mencari kost yang agak jauhan dikit dari kampus, biasanya lebih murah tentu dengan konskuensi uang bensin juga yaa tentunya.. Jika urusan tempat tinggal sudah clear, mari lanjut ke biaya makan.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  9 Tempat Nongkrong Asik Anak UI

2. Biaya Makan

Untuk soal makanan, kamu yang berkuliah di Surabaya tidak perlu cemas karena harga makanannya masih khas kota-kota besar lainnya. Untuk sekedar memuaskan rasa laparmu, kamu bisa makan di warungan yang banyak tersebar di dekat kampus kok. Sekali makan kamu bisa menghabiskan Rp. 10.000, untuk nasi + 3 T ( tempe tahu es teh) + satu sayur tentunya. Atau kalau mau makan enak sitik ya bisa kok pakai lauk ayam, seharga Rp. 12.000 untuk nasi + ayam + lalapan + es teh. Kamu yang pengen lebih hemat lagi? Masak nasi lah! Kamu bisa hemat Rp. 3.000 dengan masak nasi karena tidak perlu beli nasi.  Jadi jika kita hitung pengeluaran minimal untuk makanmu tanpa masak nasi, yang berarti kamu beli di warung terus katakanlah Rp. 10.000 untuk sekali makan, berarti sehari kamu akan mengeluarkan uang sebesar Rp. 30.000 untuk tiga kali makan. Nah jika kamu memasak nasi sendiri, kamu hanya perlu membeli lauk, maka bisa dipotong Rp. 3000 (harga nasi seporsi), jadi sekali makan kamu hanya perlu mengeluarkan uang Rp. 7.000, yang berarti seharinya kamu hanya perlu mengeluarkan uang Rp. 21.000 untuk tiga kali makan. Itu baru minimalnya ya gengs! Nah sekarang mari kita kalikan sebulan, estimasi biaya makan minimalmu sebulan (tanpa masak nasi) berarti sekitar Rp. 30.000 (uang makan sehari) dikali 30, berarti sekitar Rp. 900.000 untuk makan saja per bulannya. Nah biaya tempat tinggal sudah, biaya makan sudah, berarti tinggal biaya transportasi.

3. Biaya Transportasi

Untuk menunjang transportasimu selama di Surabaya, beberapa teman yang berkuliah di Surabaya menyarankan supaya kamu membawa kendaraan sendiri. Entah kenapa, mungkin supaya lebih praktis ya. Katakanlah kamu membutuhkan Rp. 10.000 per harinya untuk uang bensin. Berarti kamu membutuhkan Rp. 300.000 untuk uang bensin sebulannya (diambil dari Rp. 10.000 dikali 30).  Tetapi jika kamu belum membawa kendaraan, dan lokasi kostmu memang jauh dari kampus, kamu bisa naik kendaraan umum kok dengan sekali jalan sebesar Rp. 4.000 – 10.000 bergantung jarak yang ditempuh. Atau mau naik ojek online yang sekarang sudah ada dimana-mana juga bisa. Tapi kamu yang belum bawa kendaraan sendiri biasanya akan mencari kost yang dekat dengan kampus sehingga tidak mengeluarkan biaya ya, alias Rp. 0 karena bisa jalan kaki ke kampus. 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA  6 BUKU ‘SAKTI’ YANG KONDANG SEBELUM GOOGLE ‘MENYERANG’

Jadi kesimpulannya, estimasi minimal biaya hidup yang harus kalian keluarkan jika tinggal di Surabaya adalah sebagai berikut:

Sewa kost        : Rp. 500.000

Makan             : Rp. 900.000 (jika biaya makan sehari Rp. 30.000 dikali 30 hari)

Transport         : Rp. 300.000 (jika bawa kendaraan sendiri dengan asumsi uang bensin Rp. 10.000 per-harinya) 

Jadi total minimal pengeluaran perbulan yang harus kalian keluarkan sebesar Rp. 1.700.000, baru untuk biaya makan, kost, dan transport, seperti yang sudah dibahas diatas, dengan asumsi makan tiga kali sehari, dan bawa kendaraan sendiri (motor). Jadi, sudah ada gambaran? Semoga bisa membantu, yaa! (nwrdhni)

 

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Bandung

Teruntuk Anak Rantau Baru: Estimasi Biaya Hidup di Solo